Scyphostegia

Family Scyphostegiaceae. Order Violales.

Pohon besar to perdu. Banir tidak ada. Duri tidak ada. Akar tunjang tidak ada. Kulit hijau, coklat, hitam; tidak terkelupas dalam jalur. Potongan kuning, hijau, abu-abu. Berlapis tidak ada. Bau tidak berbau. Getah tidak ada. Ujung kuncup tidak tertutup oleh kuncup daun.

Bulu komplek tidak ada. Bulu bersengat tidak ada. Bulu pada cabang tua tidak ada.

Daun dua-berselingan; tidak seperti sisik; tunggal; semua daun bentuknya seragam; daun tidak seperti duri; umum; tidak ada kelenjar minyak; simetris; tidak terbelah; bergerigi kecil sampai besar. Kulit daun tidak berlilin. Pertulangan tulang daun menjulur dari tulang tengah. Tulang daun kedua jauh; jelas. Tulang daun yang paling kecil jelas; seperti tangga. Pertulangan tepi daun ada to tidak ada. Tangkai daun pendek; tidak bersayap; menempel di bawah daun; ujung tidak membengkak. Daun penumpu ada; bebas satu dengan yang lainnya; sendiri dan di sebelah tangkai daun; tidak mengelilingi ranting; seperti sisik; tidak dipotong; kecil; tidak tetap atau mudah jatuh. Domatia tidak ada. Dua buah kelenjar pada dasar helaian tidak ada. Bulu pada daun yang tua tidak ada.

Perbungaan berkelompok, or sendiri; di ujung ranting, or di ketiak; bunga darisumbu utama perbungaan tidak bercabang; bentuk khusus tidak ada; Banyaknya cabang yang berkelompok di bawah tidak ada. Bunga satu bunga dengan satu kelamin; betina dan bunga jantan di pohon yang berbeda; bertangkai; kecil to sedang; beraturan; tidak ada bagian yang tegak diatas tangkai. Hypanthium ada. Cakram ada; di luar lingkaran benang sari. Perhiasan bunga ada; tenda bunga. Tenda bunga 6. Benang sari 3; ada tangkai; berkelompok; tidak melekat pada perhiasan bunga; ukuran sama; sama. Kepala sari 4 rongga; melekat pada bagian pangkal; tidak bertangkai di atas; berbekas oleh celah yang panjang. Kelamin betina di atas. Daun buah sendiri; 1. 1 rongga. Tangkai putik tidak ada. Putik 9-12 cuping; dengan ukuran khas; bentuk perisai. Buah capsule; berdaging; tidak majemuk; terpecah; ; tidak bersayap. Biji 100 biji per buah (many); kecil sekali; tidak bersayap; tidak ada garis di dalam; aril tidak ada; ada endosperma.

Field characters: tepals persistent and recurved in fruit.


Cite this publication as: Jarvie, J.K. and Ermayanti (1996 onwards). `Tree Genera of Borneo - Descriptions and Illustrations' URL http://django.harvard.edu/users/jjarvie/Borneo.htm/.
Dallwitz (1980) and Dallwitz, Paine and Zurcher (1993) should also be cited.